Solidaritas untuk Palestina

Just another [Solidarity for Palestine]‘s Blog

  • Kategori

  •  

    Mei 2012
    S S R K J S M
    « Jan    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘hamas’

PM Turki Sumpah Serapahi Presiden Israel

Posted by Hamzah pada Januari 30, 2009

Hubungan Israel-Turki Israel memasuki babak baru yang dramatis. DalamSWITZERLAND WORLD ECONOMIC FORUM pertemuan di Davos, Swiss pekan ini, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan tanpa diduga secara berani meninggalkan forum pembicaraan ekonomi dunia setelah beradu mulut dengan Presiden Israel, Shimon Perez, Selasa malam (27/01). Erdogan tanpa rasa takut berdebat panas dengan Perez tentang agresi Israel di Jalur Gaza.

“Kalian membunuhi orang-orang.” seru Erdogan keras kepada Perez. “Apa yang kalian lakukan tidak manusiawi!”

Menanggapi perkataan Erdogan, Perez langsung memotong dengan panas, “Apakah Anda sungguh benar-benar mengerti akan situasi dimana ratusan roket berhamburan dan menyerang perempuan dan anak-anak? Ada apa dengan Anda?” repetnya.

Erdogan tidak terima perkataan Perez, dan ia meminta waktu kepada moderator untuk kembali bicara. Namun, ia hanya diberikan waktu satu menit saja. “Kalian, Israel, tidak pernah mau mendengarkan.”

Setelah itu, Erdogan pun berkata, “Bagi saya pertemuan Davos sudah selesai. Saya tidak diizinkan untuk bicara di sini. Perdana Menteri kalian, Ohud Olmert, mengatakan sangat senang memasuki Palestina dengan tank, peluru dan roket, dan membunuh warganya.” ujarnya dengan nada tegas kepada Perez, yang langsung disambut dengan tepuk-tangan para hadirin. Setelah itu, Erdogan pun meninggalkan forum dan dengan cuek melewati Perez yang tampak tertekan. Erdogan mengatakan tak akan menghadiri lagi forum itu.

Perkataan Erdogan di atas langsung membuat Shimon Perez mengkerut. Ia terlihat tidak pede dalam pertemuan itu. Perdana Menteri Kjell Magne Bondevik dari Norwegia berkata, “Saya tidak pernah melihat Perez seperti itu. Ia mungkin sadar bahwa seluruh dunia sekarang sedang memusuhinya. Saya sedih Erdogan meninggalkan forum.”

Dukungan untuk Erdogan datang dari banyak pihak. Menteri Luar Negeri Mesir, Moussa, yang selama debat hanya diam saja, berkomentar, “Sikap Erdogan bisa dipahami. Israel memang tidak pernah mendengarkan siapapun.”

Hubungan Turki dengan Israel memang menjadi buruk ketika Israel melancarkan Operasi Cast Lead ke Gaza. Recep Tayyip Erdogan adalah satu dari sedikit pemimpin negara yang secara terang-terangan mengecam Israel. (eramuslim)

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Cartoons about Israel in GAZA

Posted by Hamzah pada Januari 15, 2009

Brazilian cartoonist Carlos Latuff creates artworks that call on the world to condemn Israeli holocaust of Gaza

Nepos Libertas’s blog

WUFYS
Carlos Latuff’s statement:
I’d like to beg all viewers to spread this image anywhere, as a way to expose Israeli war crimes against Palestinians. Use it on t-shirts, posters, banners. Reproduce it in zines, papers, magazines, and make it visible everywhere. Here is the high-resolution version for printing purposes:
Thank you in the name of every suffering Palestinian.

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Gaza: Bagaimana Hamas Terpilih

Posted by Hamzah pada Januari 13, 2009

Israel tidak bisa mengalahkan pemerintahan Hamas. Ribuan orang terbunuh atau terluka dalam perang ini, termasuk meningkatnya angka non-pejuang. Sebuah gencatan senjata jangka panjang yang dinegosiasikan dengan pemerintahan Hamas terpilih, seperti didiskusikan sebelumnya pada 2008 oleh mantan Presiden Bill Clinton dan pemimpin Hamas, merupakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri perang ini.

Pertumbuhan Hamas setidaknya dimulai sekitar 20 tahun lalu. Saya sedang berada di Hotel Marna House di kota Gaza ketika pada 1987 intifada (peningkatan) dimulai. Beberapa remaja memblokade jalanan. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , , | 1 Komentar »

Pakar Norwegia: Hamas Mendapatkan Kepercayaan dan Dukungan Rakyat

Posted by Hamzah pada Januari 13, 2009

[ 09/01/2009]

Oslo 惻Infopalestina: Pakar urusan Palestina dari Norwegia, Profesor
Dag Hendrick, menegaskan sulit menundukkan Gerakan Perlawanan Islam
Hamas melalui aksi militer. Menurutnya gerakan ini mendapatkan
kepercayaan mayoritas rakyat Palestina dan dukungan mereka.

Guru besar Universitas Oslo ini mengatakan, “Pada tahun baru ini
pemimpin Hamas Nazar Rayyan gugur bersama 15 anggota keluarganya,
setelah rumhanya di kamp pengungsi Jabaliya, Gaza, digempur.” Dia
menegaskan, “Para pemimpin Hamas tidak pernah bersembunyi. Mereka
berbuat sebagaimana yang dilakukan orang-orang Palestina. Mereka
muncul di permukaan untuk menunjukan perlawanan mereka. Kali ini
Israel menggempur sebuah rumah.” Dia melanjutkan, “Bila kita ingin
memahami berapa banyak mereka yang mendukung Hamas, maka kita harus
mencatat kondisi ini.” Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Bangsa Indonesia berutang budi pada Bangsa Palestina

Posted by Hamzah pada Januari 13, 2009

Ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. Ngapain sih mendukung Palestina?
Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga karena entah mendukung atau enggak, sepertinya tidak berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.
Padahal, untuk yang belum mengetahui.. kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina.

Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.

Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc. Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan) , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Uncategorized | Bertanda: , , , , , | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.